Tuesday, May 3, 2016

Air Hangat Obati Rasa Pedas

Banyak orang yang lebih memilih memesan minuman dingin saat sedang memakan makanan yang pedas. Padahal rasa pedas akan lebih mudah hilang jika kita minum minuman yang hangat. Mengapa??? Let`s thinkk......Memang air dingin bisa meredakan rasa pedas dengan cepat, namun hanya dalam selang waktu yang sangat singkat setelah itu rasa pedas akan muncul kembali.Mengapa demikian??  Air dingin menyebabkan saraf mati rasa sehingga rasa pedas akan hilang namun hanya sementara saja.Rasa pedas itu disebabkan oleh komponen capcaisin (senyawa kimia) yang ada dalam biji cabe. Capcaisin ini lebih mudah larut dalam air hangat, sehingga pada saat kita kepedasan kemudian minum air hangat, maka akan lebih  mudah hilangnya dibandingkan dengan minum air dingin, karena air dingin tidak melarutkan capcaisin tersebut.
Sumber: http://www.wulannuraisyah.com/2015/09/kenapa-minum-air-hangat-bisa-menghilangkan-pedas.html


Tuesday, April 5, 2016

Benda Padat Yang Transparan

Molekul dari benda padat biasanya saling mengikat dengan rapat, karena itu umumnya sinar tidak dapat menembus benda padat. Pada cairan dan gas, molekul-molekul bergerak bebas dan memiliki banyak ruang kosong diantara molekulnya. Itulah sebabnya sinar dengan mudah menembus material seperti gas dan air. Gelas dibuat dengan cara melebur pasir dan mendinginkannya kembali. Bahan yang terbentuk akhirnya menjadi padat dan kaku, tetapi masih memiliki molekul yang bebas bergerak seperti sifat molekul pada cairan, sehingga ruang kosong diantara molekul gelas tersebut bisa dilewati oleh cahaya, walaupun gelas adalah benda padat.

Sumber: http://www.ceritakecil.com/ilmu-pengetahuan-dasar/artikel/Gelas-termasuk-benda-padat-tetapi-mengapa-gelas-terlihat-bening-3

Alasan Langit Berwarna Biru

Atmosfir bumi mengandung molekul gas kecil dan partikel (butiran) debu. Sinar matahari yang memasuki atmosfir tersebut bertemu dengan molekul gas dan partikel debu tadi. Warna sinar yang memiliki gelombang sinar lebih panjang seperti merah dan kuning, dapat melewati dan menembus molekul gas dan debu tadi. Tetapi warna biru yang memiliki gelombang sinar lebih pendek dipantulkan kembali ke atas atmosfir. Itulah mengapa langit terlihat berwarna biru. Prinsip yang sama berlaku juga dengan air di laut atau danau yang terlihat berwarna biru.

Sumber: http://www.ceritakecil.com/ilmu-pengetahuan-dasar/artikel/Mengapa-langit-berwarna-biru-1

Waktu Berjalan Lambat Di Tempat Yang Bergerak Cepat.

Mulurnya waktu, atau bahasa kerennya Time Dilation, ini maksudnya bahwa jika suatu jam bergerak dengan kecepatan tertentu, waktunya akan memuai (mulur). Misalnya ada seorang astronot yang membawa jam tangannya saat menjalankan misi ke luar angkasa. Pesawat luar angkasa yang membawanya meluncur sangat cepat. Jika kita, yang berada di bumi, punya teropong yang sangat sensitif dan bisa melihat ke dalam pesawat yang sedang meluncur cepat itu, kita bisa menggunakan teropong itu untuk mengintip jam tangan si astronot. Sebelum si astronot berangkat kita sudah menyesuaikan jam tangan itu dengan jam tangan yang kita gunakan di bumi. Aneh, di jam tangan si astronot yang sedang meluncur di luar angkasa itu koq lebih lambat dibanding jam tangan kita di bumi? Padahal sebelum ia berangkat kedua jam sudah dicocokkan dan si astronot tidak mengubahnya sama sekali sejak keberangkatannya itu. Jarum detiknya tampak bergerak lebih lambat dibanding jarum detik di jam tangan kita. Inilah yang disebut dengan waktu yang mulur saat bergerak pada kecepatan tinggi. Semakin besar kecepatan gerak suatu benda atau partikel, waktu akan berjalan semakin lambat bagi benda atau partikel tersebut! Tentu saja hal ini tidak dirasakan oleh si astronot. Menurut si astronot, jam tangannya tidak berubah kecepatannya, yang berubah justru kecepatan jam tangan kita di bumi yang tampak bergerak lebih cepat. Hal ini disebabkan segala sesuatu di dalam pesawat astronot bergerak lambat termasuk proses metabolisma tubuh, getaran atom dan sebagainya.